Kapolsek Pasar Minggu Klarifikasi Soal Cekcok di PN Jaksel
nuansaberita.com – Insiden cekcok yang melibatkan aparat kepolisian di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) beberapa waktu lalu memunculkan banyak sorotan publik. Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Andi Santoso, memberikan klarifikasi terkait peristiwa tersebut.
Kompol Andi menegaskan, tindakan petugas saat itu sepenuhnya mengikuti SOP kepolisian dan tidak ada unsur arogan dalam penanganan situasi. Menurutnya, insiden terjadi karena ketegangan antar pihak yang hadir di PN Jaksel, termasuk pengunjung sidang dan aparat pengamanan.
Selain itu, Kapolsek menyampaikan bahwa pihaknya selalu berupaya menjaga ketertiban publik dan keamanan sidang. Semua prosedur dilakukan untuk memastikan proses hukum berjalan lancar tanpa gangguan, sekaligus melindungi masyarakat dari potensi risiko.

Kronologi Insiden di PN Jaksel
Insiden bermula saat salah satu pihak yang hadir di sidang mengeluarkan komentar keras terhadap pengunjung lain. Hal ini memicu cekcok kecil yang cepat mendapat perhatian petugas pengamanan.
Kapolsek Pasar Minggu menjelaskan, petugas segera melakukan intervensi sesuai SOP, termasuk memisahkan pihak-pihak yang terlibat dan mengamankan area sekitar sidang. Tidak ada kekerasan berlebihan; langkah yang dilakukan adalah tindakan preventif untuk mencegah eskalasi.
Beberapa saksi mata menyebut insiden berlangsung cepat, namun pihak kepolisian menekankan bahwa prioritas utama adalah keselamatan semua pihak, termasuk hakim, staf PN Jaksel, dan masyarakat yang sedang menunggu sidang.
Klarifikasi Kapolsek Pasar Minggu
Kompol Andi Santoso menegaskan, tudingan arogan yang ramai di media sosial tidak mencerminkan kenyataan. Tindakan petugas selalu mengacu pada aturan dan prosedur kepolisian.
Kapolsek juga menambahkan bahwa setiap petugas telah mendapatkan pelatihan SOP pengamanan sidang untuk menghadapi berbagai kondisi, termasuk cekcok, protes, atau situasi gaduh lainnya. Tujuannya agar keamanan sidang tetap terjaga tanpa menimbulkan kontroversi.
Selain itu, Kapolsek meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi informasi sepihak. Ia menekankan perlunya verifikasi fakta sebelum menyimpulkan perilaku aparat sebagai arogan.
Upaya Polisi Mengedukasi Publik
Selain klarifikasi, Kapolsek Pasar Minggu melakukan edukasi publik terkait SOP kepolisian. Penjelasan ini diberikan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat bahwa aparat bertugas melindungi dan menertibkan, bukan menekan atau mengintimidasi warga.
Edukasi mencakup sosialisasi di media lokal, kanal informasi kepolisian, serta pertemuan langsung dengan masyarakat sekitar PN Jaksel. Kapolsek berharap dengan transparansi dan komunikasi yang jelas, kepercayaan publik terhadap polisi dapat terjaga.
Warga diimbau untuk tetap tenang, mengikuti aturan, dan melaporkan setiap tindakan aparat yang dianggap melanggar SOP, sehingga pengawasan publik juga berjalan.
Penanganan Internal dan SOP
Kapolsek Pasar Minggu menegaskan bahwa setiap petugas yang bertugas di PN Jaksel tunduk pada SOP internal. Pemeriksaan internal dilakukan rutin untuk memastikan semua tindakan sesuai prosedur dan tidak merugikan masyarakat.
Jika ditemukan penyimpangan atau tindakan berlebihan, polisi menegaskan akan memberikan sanksi tegas sesuai ketentuan internal. Namun, dalam insiden ini, pihaknya menilai semua langkah sudah sesuai aturan dan fokus pada keamanan serta ketertiban.
Selain itu, pihak kepolisian akan melakukan evaluasi rutin, termasuk pelatihan simulasi kejadian cekcok agar petugas semakin siap menghadapi situasi serupa di masa depan.
Reaksi Publik dan Klarifikasi Media
Masyarakat yang mengikuti peristiwa di PN Jaksel memberikan tanggapan beragam. Sebagian merasa puas dengan klarifikasi Kapolsek, sementara yang lain menunggu laporan resmi dari pihak pengadilan.
Kapolsek menyebut bahwa keterbukaan informasi penting untuk menghindari misinformasi di media sosial. Ia menekankan kerja sama dengan pers untuk menyampaikan fakta yang akurat.
Selain itu, polisi akan terus memantau perkembangan opini publik, agar tidak muncul persepsi negatif yang salah mengenai tindakan aparat di lapangan.
Kapolsek Pasar Minggu menekankan kembali bahwa insiden cekcok di PN Jaksel telah ditangani sesuai SOP, dengan tujuan utama menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan semua pihak.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan memahami prosedur kepolisian dalam menjaga keamanan publik. Dengan transparansi dan komunikasi yang baik, Kapolsek berharap kepercayaan publik terhadap aparat tetap terjaga dan kejadian serupa dapat diantisipasi secara lebih profesional di masa depan.