Juventus Pecat Igor Tudor Setelah Delapan Laga Tanpa Kemenangan
nuansaberita.com – Juventus resmi memecat pelatih Igor Tudor pada Senin, 27 Oktober 2025, setelah tim mengalami delapan laga tanpa kemenangan di semua kompetisi. Keputusan ini diumumkan melalui pernyataan resmi klub yang menyatakan bahwa Tudor dan staf pelatihnya telah diberhentikan dari jabatannya.
Massimo Brambilla, pelatih tim Next Gen Juventus, ditunjuk sebagai pelatih interim untuk menggantikan Tudor. Brambilla akan memimpin tim utama dalam pertandingan melawan Udinese yang dijadwalkan pada Rabu, 29 Oktober 2025.

Alasan Pemecatan Tudor
Keputusan pemecatan Tudor didasarkan pada serangkaian hasil buruk yang dialami Juventus. Setelah memulai musim dengan tiga kemenangan berturut-turut, termasuk kemenangan dramatis 4-3 atas Inter Milan, performa tim menurun drastis. Juventus gagal meraih kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir, dengan lima kali imbang dan tiga kali kalah, termasuk kekalahan 0-1 dari Lazio pada 26 Oktober 2025.
Selain itu, tim juga mengalami kesulitan dalam mencetak gol, gagal mencetak gol dalam empat pertandingan terakhir. Saat ini, Juventus berada di posisi kedelapan Serie A, tertinggal enam poin dari pemimpin klasemen, Napoli.
Reaksi Tudor dan Situasi Tim
Meskipun berada di bawah tekanan, Igor Tudor tetap tenang dan fokus pada perbaikan tim. Setelah kekalahan dari Lazio, Tudor menyatakan bahwa ia tidak khawatir tentang masa depannya dan menekankan pentingnya kesatuan tim untuk mengatasi krisis ini.
Namun, hubungan antara Tudor dan beberapa pemain, termasuk kapten Manuel Locatelli, dikabarkan tegang. Beberapa laporan menyebutkan bahwa Locatelli mungkin akan memulai pertandingan dari bangku cadangan karena ketegangan tersebut.
Masa Depan Juventus dan Calon Pengganti Tudor
Dengan pemecatan Tudor, Juventus kini mencari pelatih permanen untuk menggantikan posisinya. Beberapa nama calon pengganti muncul, termasuk mantan pelatih tim nasional Italia, Luciano Spalletti, dan Roberto Mancini. Namun, hingga saat ini, klub belum membuat keputusan resmi mengenai pengganti Tudor.
Sementara itu, Massimo Brambilla akan memimpin tim untuk sementara waktu. Brambilla memiliki pengalaman melatih tim muda Juventus dan diharapkan dapat membawa stabilitas dan perbaikan performa tim utama.
Dampak Pemecatan Tudor terhadap Juventus
Pemecatan Tudor menandai berakhirnya periode singkat pelatih asal Kroasia tersebut di Juventus. Meskipun berhasil membawa tim finis di posisi keempat Serie A musim lalu dan lolos ke Liga Champions, hasil buruk di awal musim 2025/26 membuat manajemen klub mengambil langkah tegas.
Ke depan, Juventus berharap dapat menemukan pelatih yang tepat untuk mengembalikan kejayaan klub dan memperbaiki performa di Serie A serta kompetisi Eropa. Dengan skuad yang kompetitif dan dukungan penuh dari manajemen, Juventus tetap menjadi salah satu klub top di Italia dan Eropa.