Seluruh Desa di Maluku Utara Kini Punya Posbankum
nuansaberita.com – Pemerintah Maluku Utara resmi meluncurkan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di seluruh desa. Program ini bertujuan meningkatkan akses keadilan masyarakat, terutama warga yang selama ini kesulitan mendapatkan layanan hukum.
Dalam acara peluncuran, Sherly Tjoanda didaulat menjadi Duta Akses Keadilan. Kehadirannya menjadi simbol pentingnya peran masyarakat dan tokoh publik dalam mensosialisasikan hak hukum kepada warga desa.
Peluncuran Posbankum ini mendapat sambutan positif dari aparat desa, lembaga hukum, dan masyarakat. Dengan keberadaan Posbankum, warga kini bisa mengurus masalah hukum mulai dari sengketa lahan, masalah administrasi, hingga pendampingan hukum tanpa harus ke kota.

Peran Posbankum dalam Meningkatkan Akses Keadilan
1. Layanan Hukum Gratis dan Terjangkau
Posbankum menyediakan layanan hukum gratis bagi warga yang tidak mampu. Mulai dari konsultasi hukum, pembuatan dokumen hukum, hingga pendampingan di pengadilan.
Keberadaan Posbankum memudahkan warga desa yang sebelumnya harus menempuh jarak jauh ke kantor pengacara atau pengadilan. Program ini diharapkan bisa mengurangi praktik hukum mahal dan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Sherly Tjoanda menyampaikan, Posbankum bukan sekadar layanan hukum, tapi juga media edukasi hukum bagi warga desa. Lewat program ini, masyarakat diajak memahami hak-hak hukum mereka secara praktis dan mudah.
2. Sherly Tjoanda Didaulat Jadi Duta Akses Keadilan
Sebagai Duta Akses Keadilan, Sherly Tjoanda akan membantu mensosialisasikan layanan Posbankum melalui kampanye, kunjungan ke desa, dan media sosial. Peran ini dianggap penting untuk menjangkau masyarakat luas.
Sherly menegaskan, tugas utamanya adalah meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya hak hukum dan layanan bantuan hukum yang tersedia. Ia juga akan memfasilitasi pelatihan bagi aparat desa agar Posbankum berjalan efektif.
Duta Akses Keadilan ini diharapkan mampu menjadi penghubung antara warga, aparat hukum, dan pemerintah untuk memastikan program Posbankum berjalan optimal di seluruh Maluku Utara.
3. Kolaborasi dengan Lembaga Hukum dan Pemerintah
Keberhasilan Posbankum tak lepas dari dukungan lembaga hukum seperti pengadilan, kejaksaan, kepolisian, dan asosiasi pengacara. Sinergi ini memungkinkan pendampingan hukum lebih cepat dan profesional.
Selain itu, pemerintah provinsi dan kabupaten mendukung Posbankum dengan menyediakan fasilitas, anggaran, dan regulasi pendukung. Dukungan ini memastikan keberlanjutan layanan di seluruh desa.
Program ini juga melibatkan aparat desa, yang menjadi ujung tombak dalam menyosialisasikan Posbankum kepada warga. Dengan pendekatan partisipatif, warga merasa lebih dekat dan nyaman memanfaatkan layanan hukum.
Tantangan dan Strategi Penguatan Posbankum
Tantangan utama program ini adalah menjangkau desa terpencil dan menjaga kualitas layanan hukum. Beberapa desa di Maluku Utara memiliki akses transportasi terbatas sehingga butuh strategi khusus.
Bapanum dan pemerintah daerah menyiapkan mobile Posbankum, yaitu layanan keliling yang menjangkau desa-desa terpencil. Teknologi digital juga dimanfaatkan agar warga bisa konsultasi hukum secara daring.
Sherly Tjoanda menekankan perlunya monitoring berkala untuk memastikan setiap Posbankum aktif dan memberikan layanan maksimal. Evaluasi rutin akan membantu menyesuaikan layanan sesuai kebutuhan masyarakat.
Dampak Posbankum bagi Masyarakat
Keberadaan Posbankum di seluruh desa diyakini meningkatkan akses keadilan, menekan praktik hukum mahal, dan mengurangi sengketa yang tidak terselesaikan.
Masyarakat kini lebih mudah memperoleh informasi hukum, pendampingan dalam sengketa, serta penyelesaian masalah administrasi tanpa biaya tinggi. Program ini juga mendorong budaya hukum yang lebih sadar dan mandiri.
Dengan peran Sherly Tjoanda sebagai Duta Akses Keadilan, program ini diharapkan tidak hanya bermanfaat untuk saat ini, tetapi juga menjadi model bagi provinsi lain di Indonesia.
Kesimpulan: Posbankum Jadi Solusi Akses Hukum di Maluku Utara
Peluncuran Posbankum di seluruh desa Maluku Utara menjadi langkah strategis pemerintah untuk memperluas akses keadilan. Dukungan tokoh publik seperti Sherly Tjoanda memperkuat sosialisasi dan edukasi hukum bagi masyarakat.
Rekomendasi: Kolaborasi dan Partisipasi Masyarakat
Keberhasilan Posbankum bergantung pada kolaborasi pemerintah, lembaga hukum, aparat desa, dan partisipasi aktif masyarakat. Dengan kerja sama yang baik, layanan bantuan hukum bisa berjalan efektif dan merata hingga pelosok desa.